The Power Of Determination

December 5th, 2007 by andriewongso

Thepowerofdetermination

Di suatu sore hari, tampak seorang pemuda tengah berada di sebuah taman
umum. Dari raut wajahnya tampak kesedihan, kekecewaan dan frustasi yang
menggantung disana. Dia sebentar berjalan dengan langkah gontai dan
kepala tertunduk lesu, sebentar terduduk dan menghela napas panjang,
kegiatan itu diulang berkali-kali seakan dia tidak tahu apa yang hendak
dilakukannya.

Saat itu, tiba-tiba pandangan matanya terpaku pada gerakan seekor
laba-laba yang sedang membuat sarangnya diantara ranting sebatang pohon
tempat dia duduk sambil melamun. Dengan perasaan iseng dan kesal
diambilnya sebatang ranting dan segera sarang laba-laba itupun menjadi
korban kejengkelan dan keisengannya, dirusak tanpa ampun. Perhatiannya
teralih sementara untuk mengamati ulah si laba-laba. Dalam hati dia
ingin tahu, kira-kira Apa yang akan dikerjakan laba-laba setelah
sarangnya hancur oleh tangan isengnya? Apakah laba-laba akan lari
terbirit-birit atau dia akan membuat kembali sarangnya di tempat lain?

Pertanyaan itu tidak membutuhkan jawaban untuk waktu yang lama. Karena
si laba-laba kembali ke tempatnya semula, mulai mengulangi kegiatan
yang sama, merayap-merajut-melompat, setiap helai benang dipintalnya
dari awal, semakin lama semakin lebar dan hampir menyelesaikan seluruh
pembuatan sarang barunya.Setelah menyaksikan usaha si laba-laba yang
sibuk bekerja lagi dengan semangat penuh memperbaiki dan membuat sarang
baru,
kembali ranting si pemuda beraksi dengan tujuan menghancurkan sarang
tersebut untuk kedua kalinya. Dengan perasaan puas dan ingin tahu,
diamati ulah si laba-laba, apa gerangan yang akan dikerjakannya setelah
pengrusakan sarang kedua kalinya? Ternyata untuk ketiga kalinya,
laba-laba mengulangi kegiatannya, kembali memulai dari awal dengan
bersemangat merayap-merajut-melompat dengan setiap helai benang yang
dihasilkan dari tubuhnya, memintal membuat sarang sedikit demi sedikit.

Melihat dan mengamati ulah laba-laba, membangun sarang yang telah hancur untuk ke tigakalinya,
saat itulah si pemuda mendadak sontak tersadarkan. Tidak peduli berapa
kali sarang laba-laba dirusak dan dihancurkan, sebanyak itu pula
laba-laba membangun sarangnya kembali. dengan giat bekerja tanpa
mengenal lelah, Semangat binatang kecil sungguh luar biasa!!

Hal itu menimbulkan perasaan malu Si pemuda. Karena sesungguhnya, si
pemuda berada di taman itu, dengan hati dan perasaan gundah karena dia
baru saja mengalami satu kali kegagalan! Melihat semangat pantang
menyerah laba-laba, dia pun berjanji dalam hati : Aku tidak pantas
mengeluh dan putus asa karena telah mengalami satu kali kegagalan. Aku
harus bangkit lagi ! berjuang dengan lebih giat dan siap memerangi
setiap kegagalan yang menghadang, seperti semangat laba-laba kecil yang
membangun sarangnya kembali dari setiap kehancuran!

Determination

kegagalan adalah bagian kecil dari proses kesuksesan.

Kegagalan bukan berarti kita harus menyerah apalagi putus asa,
kegagalan itu berarti kita harus introspeksi diri dan berikhtiar lebih
keras dari hari kemarin, selama kita masih memiliki tujuan yang
menggairahkan untuk di capai, tidak pantas kita patah semangat ditengah
jalan, karena dalam kenyataannya , tidak ada sukses sejati yang
tercipta tanpa melewati kegagalan. Jangan takut gagal!
Kegagalan adalah bagian kecil dari proses kesuksesan.

Salam sukses luar biasa!!!
Andrie Wongso

Sumber :
www.AndrieWongso.com
Portal Motivasi No.1 Indonesia

Misi     :
Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai   

Slogan :
Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !

Be The Best

December 5th, 2007 by andriewongso

Di dalam masyarakat terutama di negara
berkembang, banyak sekali masyarakatnya yang terjangkit penyakit
mitos-mitos yang menyesatkan. Di antara mitos itu adalah:

  1. Mitos pendidikan, "Saya tidak bisa sukses karena pendidikan saya rendah".
  2. Mitos nasib, "Biar berjuang bagaimanapun, saya tidak mungkin sukses karena nasib saya memang sudah begini dari sononya".
  3. Mitos kesehatan, merasa diri tidak kuat secara fisik.
  4. Mitos usia, "Ini pekerjaan untuk anak muda, saya terlalu tua untuk pekerjaan ini".
  5. Mitos gender, "Jelas aja bisa, dia kan perempuan sayakan pria" atau sebaliknya.
  6. Mitos shio, "dia shio macan memang bisa sukses, saya kan shio babi" dan lain sebagainya. Dan penyakit mitos-mitos lainnya.

 

Jika mitos-mitos itu telah dijadikan
pedoman hidup, maka nasib kita akan sulit berubah. Sikap mental negatif
seperti di atas, jelas merupakan pengertian yang salah. Apalagi jika
sudah masuk ke alam bawah sadar kita, maka akan membawa dampak sangat
negatif dalam kehidupan kita secara menyeluruh. Membuat kita kalah dan
gagal sebelum berjuang!!!

Dalam memasuki dunia bisnis, ada dua
mitos yang berpengaruh paling besar, yaitu masalah modal dan
pendidikan. Saya justru tidak memiliki keduanya saat memulai usaha
dulu. Yang saya miliki hanyalah ide membuat kartu kata-kata mutiara dan
keberanian untuk mencoba. Saya memiliki kemampuan kungfu, dan potensi diri itulah yang saya manfaatkan. Saya mengajar kungfu secara privat untuk mendapatkan modal awal.

Jadi saya berangkat tanpa modal, tanpa
uang, tanpa pendidikan formal yang memadai, tapi mana yang mendahului
usaha saya? Ide! Dan keyakinan bahwa saya bisa sukses, saya berhak
untuk sukses! Dengan pemahaman itu, muncul keberanian untuk mencoba.

Dari penolakan-penolakan dan melalui
proses perjuangan yang luar biasa ulet, ulet, dan ulet, usaha itu baru
bisa berkembang baik. Kegagalan dan penolakan adalah konsekuensi dari
setiap keputusan yang kita ambil. Kita hanya punya dua pilihan,
berhasil atau gagal. Kuncinya dalah action dan mental yang
positif. Sebab kedua pilihan itu bisa jadi "benar" karena di balik
setiap kegagalan terdapat proses pendidikan, sebuah pelajaran untuk
kita berbuat dan bertindak lebih bijak di kemudian hari.

Seperti kata-kata mutiara yang sering saya ucapkan: "Harga sebuah kegagalan dan kesuksesan bukan dinilai dari hasil akhir, tetapi dari proses perjuangannya".
Jika itu disadari oleh semua orang, maka tidak ada lagi yang namanya
larut dalam frustasi, kecewa, depresi, apatis, kehilangan motivasi,
apalagi putus asa.

TETAP MENJADI YANG TERBAIK.
Memang bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Perlu motivasi yang
kuat, komitmen pada tujuan, serta melewati proses latihan dalam praktek
kehidupan yang nyata. Sebagai manusia yang mengerti, menyadari, dan
dapat berpikir jernih, maka kita harus bisa dan berani menentukan sikap
dengan segenap tenaga, waktu, dan pikiran untuk tetap mengembangkan
diri semaksimal mungkin.

Ilmu untuk memelihara motivasi diri bisa
dipelajari oleh siapa pun. Salah satu latihan yang paling mudah untuk
menguatkan diri sendiri adalah melakukan self talk. Kita gali potensi-potensi positif dalam diri kita dengan melakkukan dialog dengan diri kita sendiri.

Yakinkan bahwa diri kita memiliki
kemampuan untuk sukses. Jika orang lain bisa sukses, kita pun mempunyai
hak untuk sukses sama seperti mereka.

Keyakinan kepada Tuhan, serta doa dan
praktek dalam kehidupan ini merupakan upaya yang mampu memberikan
kekuatan motivasi diri yang luar biasa.

Sikap mental lain yan perlu kita pelihara
adalah menyadari bahwa sukses yang kita raih bukan hanya sekedar
mengandalkan diri sendiri, selalu ada andil orang lain di dalamnya.
Rendah hati adalah kata kuncinya, tetapi sebaliknya, tidak rendah diri
pada saat mengalami kegagalan.

Dengan demikian tidak hanya semakin
dewasa dalam mengarungi kehidupan ini, yang pasti kualitas kehidupan
kita akan semakin baik, semakin sukses, yang pada akhirnya akan
bermanfaat pula bagi orang lain.

PASTIKAN menjadi yang terbaik !!!
BE THE BEST!!!!


Salam sukses luar biasa
Andrie Wongso

Sumber :
www.AndrieWongso.com
Portal Motivasi No.1 Indonesia

Misi     :
Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai   

Slogan :
Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !

Action Is Power!

December 5th, 2007 by andriewongso

Artinya perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah pertama. Pesan moral dari kata kata mutiara pendek ini adalah tindakan. Memang benar tindakan adalah kekuatan! Action is power!

Kita mungkin punya sebongkah impian indah, segudang rencana, setumpuk
ide cemerlang, tetapi semua itu tidak akan menghasilkan apapun, jika
kita tidak berani memulai dengan langkah pertama.

Hal ini mengingatkan saya pada ciri-ciri manusia yang menurut saya ada empat tipe tentang teori dan praktek.

Tipe pertama, yaitu orang yang tidak punya teori sekaligus tidak praktek.
Orang
seperti ini tidak memiliki semangat dan tidak mau belajar. Kehidupannya
tanpa tujuan, tanpa gairah. Hidup hanya dijalani ala kadarnya. Inilah
pilihan orang–orang gagal. Mungkin tipe ini menjadi bagian terbesar
dari sebuah masyarakat yang tertinggal.

Tipe kedua, orang yang punya teori tetapi tidak praktek.
Inilah
tipe orang yang senang mengumpulkan serta menyerap berbagai macam
teori. Namun sayang, segudang teori yang dimilikinya, tidak mampu
dipraktekan dengan tindakan nyata. Jadi, yang ada hanya teori kosong
alias NATO, No Action Theori Only!

Tipe ketiga, yaitu orang yang tidak punya teori tetapi mampu praktek.
Mampu menjalankan seperti yang diteorikan orang lain. Inilah tipe orang
yang berorientasi pada tindakan, mau belajar dari pengalaman, teori,
maupun kebijaksanaan orang lain. Tipe orang ketiga ini mungkin pada
awal melangkah akan mengalami berbagai macam gangguan, kesulitan,
bahkan kegagalan. Namun dia menyadari semua itu harus dihadapi sebagai
pembelajaran dan pematangan mental. Di sinilah letak para otodidak
sejati yang belajar melalui keberanian tindakan.

Tipe keempat, orang yang punya teori sekaligus mampu memprakteknya.
Sudah
pasti tipe ini adalah orang yang mantap dan matang mentalnya, karena
tertempa oleh banyaknya problem kehidupan yang mampu dikendalikan dan
diatasi. Inilah tipe orang sukses yang paling ideal. Tipe orang yang
optimis, punya visi, sekaligus berani melangkah.

Ingin menjadi type yang manakah Anda? Semua pilihan tergantung di tangan Anda. Life is not theory. Life is action! Hidup bukanlah teori. Hidup adalah aksi! Sing tung ciu she lik liang! Action is power! Tindakan adalah kekuatan !!!


Seribu langkah dimulai dengan langkah pertama.

Salam sukses luar biasa !!!
Andrie Wongso

Sumber :
www.AndrieWongso.com
Portal Motivasi No.1 Indonesia

Misi     :
Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai   

Slogan :
Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !

Keberanian Mengambil Resiko

December 5th, 2007 by andriewongso

Dalam perjalanan hidup Jenderal Sun Tzu dikisahkan bahwa strategi
perang untuk mencapai kemenangan itu bisa berubah detik demi detik,
demi mengimbangi atau menganntisipasi perubahan strategi musuh.
Strategi ini berpijak pada dasar pemikiran bahwa cara terbaik untuk
menang perang adalah dengan menguasai kemampuan membaca jalan pikiran
ahli strategi musuh. Dan barangsiapa mengetahui jalan pikir musuh dan
mengetahui titik-titik kelemahannya, dipastiikan dia bisa memenangkan
adu strategi tersebut.

Namun setiap strategi pasti mengandung risiko. Dan strategi peran
Sun Tzu ditegaskan adanya prinsip mendasar yang mengatakan, "Kemenangan
besar hanya bisa dilakukan orang yang berani ambil risiko besar".
Prinsip ini menegaskan bahwa tanpa keberanian mengambil taktik berisiko
besar, maka kemenangan besar sulit diraih. Inilah inti dari strategi
perang Sun Tzu yang mensinergikan antara strategi perang yang cerdik
dan matang dengan keberanian mengambil risiko besar demi kemenangan
yang besar pula.

Dalam kehidupan non-kemiliteran pun seperti bidang manajemen,
kewirausahaan, maupun kehidupan pribadi, kita mengenal prinsip strategi
dan risiko semacam ini. Mungkin kita telah menyusun rencana dan
menetapkan strategi untuk melakukan investasi, memulai bisnis baru,
melakukan diversifikasi maupun ekspansi usaha. Ada target-target dan
mimpi-mimpi besar dalam setiap tindakan tersebut. Ada peluang dan
tantangan. Namun yang tidak boleh kita lupakan adalah faktor risiko
yang sudah pasti ada dan melekat dalam setiap action kita. Ada risiko
gagal, ada risiko berhasil. Itu pasti!

Contoh: mungkin berdasarkan perhitungan yang begitu matang, kita
memiliki kemungkinan keberhasilan di atas 70%. Memang dalam strategi
Sun Tzu kita diwajibkan untuk bisa memetakan keberhasilan lebih dulu.
Memastikan kemenangan baru melakukan perang. Nah, jika rencana dan
strategi telah dieksekusi sementara hasil yang didapat tidak sesuai
perhitungan, itulah risiko sebuah action. Kita tidak mungkin berhenti
bertindak hanya karena ingin menghilangkan sama sekali risiko
kegagalan.

Seperti dalam kata-kata mutiara yang saya ciptakan, yang berbunyi;
"Memang di dalam kehidupan ini tidak ada yang pasti. Tetapi kita harus
berani memastikan apa-apa yang ingin kita raih". Jadi dalam lapangan
hidup apa pun, strategi itu penting. Tetapi keberanian mengambil risiko
juga sangat penting. Ingat, strategi tanpa keberanian mengambil risiko
tidak akan membawa kita ke tujuan apa pun.

Demikian dari saya Andrie Wongso
Salam sukses luar biasa !!!

 

Sumber :
www.AndrieWongso.com
Portal Motivasi No.1 Indonesia

Misi     :
Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai   

Slogan :
Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !